Ini Cara Menghindari Pinjaman Online Pribadi Agar Tidak Tertipu

Pinjaman Online Pribadi – Kasus penipuan bukan lagi kabar yang baru bagi kita yang hidup di Indonesia. Banyaknya kasus penipuan kerap kali membuat kita mengernyitkan dahi dan berpikir “wah, ada-ada saja ya akal orang untuk menipu”. Apalagi, kini zaman semakin berkembang. Adanya internet rupanya membuat para penipu juga semakin “cerdas” dalam menjebak korbannya.

Pinjaman online pribadi yang sebenarnya begitu menguntungkan juga menjadi lahan basah bagi oknum yang tidak bertanggung jawab. Kemudahan yang ditawarkan jadi jaring bagi mereka untuk meraup keuntungan dari korbannya. Orang yang sedang membutuhkan dana dalam keadaan terdesak, sering tidak menggunakan akal sehat dan mudah dijebak.

Sebuah survey menunjukkan bahwa 26% konsumen yang menggunakan metode online untuk transaksi di Indonesia jadi korban penipuan. Semoga kamu tidak menjadi salah satunya. Nggak perlu takut atau langsung mundur teratur ya, kamu cukup tetap waspada dan fokus saat akan melakukan pinjaman pribadi secara online. Bekali juga dirimu dengan informasi dan pengetahuan yang cukup.

penipuan pinjaman
Kasus Penipuan Uang

Informasi dan pengetahuan jadi modal utama agar tidak mudah terjebak dengan para penipu. Ada baiknya, sebelum fix melakukan pinjaman online pribadi, ada baiknya kamu sudah membekali diri dengan beberapa hal ini:

  1. Cari tahu identitas perusahaan atau lembaga yang akan meminjamkan uang. Beragam daya tarik dan iming-iming kemudahan akan ditawarkan oleh pihak peminjam. Namun, jangan mudah tertipu. Kamu justru patut curiga jika iming-iming yang diberikan tidak masuk akal dan terkesan aneh. Cari tahu dulu tentang situs dan kantor resminya, apakah nomer telepon bisa dihubungi, serta bagaimana track record dari perusahaan ini. Hindari segala macam transaksi melalui pesan singkat, karena bisa jadi ini adalah modus penipuan. Lisensi yang jelas perlu kamu kantongi sebelum memilih perusahaan atau lembaga yang akan meminjami kamu uang
  2. Kenali servisnya. Pinjaman online adalah salah satu bukti kemajuan zaman yang serba bergantung kepada internet. Di Indonesia pun ada cukup banyak lembaga Fintech atau Financial Technology yang siap memberimu pinjaman kapanpun. Namun ada baiknya kamu mengenali latar belakangnya terlebih dahulu. Untuk memudahkan, kamu bisa catat satu hal, bahwa Fintech akan memberikan pinjaman online tanpa meminta jaminan apapun. Tapi, tentu saja ada beberapa proses yang harus kamu jalani untuk mendapatkan pinjaman. Setelah semua data diri terisi, maka kamu hanya cukup menunggu sampai pinjamanmu cair
  3. Paham bagaimana cara kerja pinjaman online pribadi. Jangan asal ikut-ikutan dan menganggap ini mudah, sampai akhirnya kamu lupa bagaimana pinjaman ini berjalan. Kamu memang hanya akan diminta untuk mengisi data diri sederhana, dan pihak debitur akan mendatangimu langsung untuk melakukan survey. Rangkaian dari awal sampai uang cair tidak akan dipungut biaya di muka. Jika ada kejanggalan seperti diminta dana di muka, kamu wajib curiga
  4. Kenali ciri-ciri penipuan. Karena sekarang begitu marak penipuan, ada baiknya kamu kenali ciri-cirnya. Meskipun tidak ada keinginan untuk melakukan pinjaman online, namun siapa tau ciri ini akan membantumu di kemudian hari. Pertama, hal yang paling mudah untuk dikenali adalah para penipu akan meminta pembayaran di muka. Kamu harus tetap waspada, jangan sampai akal sehat tidak lagi digunakan hanya karena kamu dalam keadaan terdesak. Kedua, penipu akan berpura-pura sebagai pihak bank atau lembaga peminjaman uang dan meminta alamat email. Ketiga, pihak kreditur mengabaikan IDI Historis yang merekam jejak keuanganu. Jika IDI Historismu merekam jejak buruk seperti tunggakan kartu kredit berkepanjangan atau yang lain, maka kreditmu akan ditolak. Tapi, jika IDI Historis seolah tidak jadi masalah bagi mereka, kamu jangan senang dulu. Justru, kamu harus waspada. Keempat, kamu dipaksa untuk mengirimkan sejumlah uang. Tanda yang terakhir ini sudah jelas menunjukkan ada yang tidak beres. Jadi, berhati-hatilah jangan sampai kamu tertipu dan justru tidak sadar ini adalah penipuan.

Berhati-hatilah dengan Pinjaman Online Pribadi

Meskipun sedang membutuhkan dana dan ada dalam keadaan terdesak, usahakan kamu tetap menjadi peminjam yang cerdas. Jika kamu merasa sudah ada yang tidak beres, jangan ragu untuk melakukan penolakan atau pembatalan pinjaman. Ingat, kamu harus jadi peminjam yang jitu, dan jangan sampai termakan iming-iming manis yang justru bisa menyesatkan. Yuk jadi peminjam pinjaman online pribadi yang cerdas dan tidak gegabah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *